Pencetakan logam mencakup berbagai proses yang digunakan untuk membentuk lembaran logam. Meskipun bidang ini melibatkan beragam teknik, pengerjaan logam sering disederhanakan sebagai fungsi tunggal. Namun, pencetakan dapat dikategorikan menjadi dua jenis utama: pemotongan dan pembentukan. Di dalam 2 subkelas ini terdapat 9 metode berbeda yang membentuk operasi pencetakan logam secara keseluruhan.
1. Pemotongan– Sesuai namanya, pemotongan (shearing) melibatkan pengirisan lembaran logam sepanjang garis lurus atau lengkung. Teknik manufaktur ini digunakan untuk memotong lembaran logam menjadi konfigurasi khusus aplikasi, umumnya menggunakan gunting.
2. Meninju– Melubangi mengacu pada pembuatan lubang pada logam menggunakan alat khusus yang disebut pelubang. Biasanya, pelubang memotong lubang berbentuk lingkaran atau persegi. Melubangi juga sangat cocok untuk menambahkan tepi atau bingkai pada barang-barang kertas.
3. Pengeboran– Juga disebut melubangi, pengeboran melibatkan pembuatan lubang pada logam menggunakan alat khusus yang disebut mesin pres. Kecuali jika mesin pres digunakan untuk membuat lubang pada lembaran logam, maka proses tersebut tidak dianggap sebagai pengeboran.
4. Pembuatan takik– Proses ini menghilangkan bagian-bagian persegi panjang dari lembaran logam yang lebih besar. Takik dibuat di sepanjang tepi lembaran untuk menyambungkan logam ke benda lain. Pembuatan takik dilakukan melalui mesin pembuat takik atau mesin pemotong.
5. Pemosongan– Pemotongan lembaran logam (blanking) menghilangkan bentuk-bentuk tertentu dari stok logam yang lebih besar. Ada dua jenis pemotongan lembaran logam: pemotongan putar (rotary shearing) memotong pada sudut sekitar 30 derajat setiap kali pemotongan, sedangkan pemotongan tangensial (tangential shearing) memotong potongan berbentuk roda gigi setiap kali pemotongan dengan rotasi lembaran 30 derajat di antaranya.
6. Pemangkasan dan Pemotongan Halus– Pemangkasan memungkinkan produsen untuk menghilangkan area logam yang tidak diinginkan. Logam berlebih dihancurkan melalui mesin pres.
7. Meninju– Pelubangan melibatkan pemotongan lembaran dengan lubang yang sudah ada sebelumnya. Karena menggabungkan pemotongan dan pelubangan, pelubangan hanya berbeda dari pengeboran dalam hal cakupan lubang.
8. Mengiris– Pemotongan celah (slitting) adalah proses membuat alur pada lembaran logam untuk memungkinkan berbagai fungsi. Proses ini juga disebut pemotongan celah (slitting), dan mesin yang digunakan disebut mesin pemotong celah (slitting shears). Proses ini meliputi pembuatan lekukan pada lembaran baja dan pembuangan logam berlebih dengan pahat.
9. Membungkuk– Bentuk-bentuk yang melengkunglembaran logamBahan baku dibentuk agar lebih mudah diintegrasikan ke dalam berbagai produk. Pembengkokan dilakukan pada tepi lembaran untuk membuat tekukan 90 derajat, bentuk T, atau menipiskan tepi pada persimpangan untuk tekukan yang lebih sempit.
Kesimpulannya, proses pencetakan logam merupakan bagian vital dari industri manufaktur logam. Meskipun tampak sederhana, pekerjaan ini sangat penting dalam manufaktur. Setiap proses pencetakan yang dilakukan pada lembaran logam hanyalah bagian kecil dari alur kerja fabrikasi yang lebih luas. Setiap operasi berdiri sendiri sebagai layanan terpisah yang bergabung membentuk proses yang lebih besar. Dengan demikian, pemahaman yang cermat terhadap kebutuhan pelanggan memastikan keberhasilan di bidang pencetakan logam.
Waktu posting: 04-Des-2023




